Pengaruh Social Media Marketing dan Flash Sale Terhadap Minat Beli Skincare Glad2glow di Tiktok Pada Mahasiswa Institut Lamaddukelleng
DOI:
https://doi.org/10.53654/mv.v8i2.840Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parsial dan simultan dari pemasaran media sosial dan flash sale terhadap niat beli di TikTok di kalangan mahasiswa Institut Lamaddukelleng. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, uji F, uji t, koefisien korelasi berganda, dan koefisien determinasi. Analisis regresi linier berganda menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,344 untuk pemasaran media sosial dan 0,633 untuk flash sale, dengan nilai signifikansi 0,000 untuk kedua variabel; ini menunjukkan bahwa pemasaran media sosial dan flash sale memengaruhi niat beli. Analisis korelasi berganda menghasilkan nilai 0,733, yang menunjukkan hubungan positif yang kuat antara variabel independen (X1 dan X2) dan variabel dependen (Y). Koefisien determinasi adalah 0,537, yang berarti bahwa pemasaran media sosial dan flash sale menyumbang 53,7% pengaruh terhadap niat beli. Hasil uji T menunjukkan nilai t-hitung sebesar 3,875 untuk pemasaran media sosial dan 6,467 untuk penjualan kilat—keduanya melebihi nilai t-tabel sebesar 1,986—dengan nilai signifikansi 0,000 (di bawah ambang batas 0,05), yang menunjukkan bahwa setiap variabel memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian. Hasil uji F menghasilkan nilai F-hitung sebesar 53,916 (melebihi nilai F-tabel sebesar 3,09) dan nilai signifikansi 0,000 (di bawah 0,05), yang menunjukkan bahwa pemasaran media sosial dan penjualan kilat secara bersamaan memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian.

