Peran Work Engagement Dalam Memediasi Pengaruh Literasi Digital Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Diskominfo Provinsi Sulawesi Selatan
DOI:
https://doi.org/10.53654/mv.v8i2.830Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran keterlibatan kerja dalam memediasi pengaruh literasi digital terhadap kinerja karyawan di Dinas Komunikasi, Informatika, Statistika dan Enkripsi (Diskominfo ) Provinsi Sulawesi Selatan. Pendekatan korelasional kuantitatif digunakan, dengan sasaran personel aktif di instansi tersebut. Sebanyak 85 karyawan berpartisipasi sebagai responden melalui metode pengambilan sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert, observasi lapangan, dan dokumentasi institusional. Teknik analisis data meliputi pengujian validitas dan reliabilitas, pengujian asumsi klasik, analisis jalur, dan uji Sobel untuk memunculkan mediasi hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan kerja ( β = 0,482; p < 0,001) dan berdampak positif langsung terhadap kinerja karyawan (β = 0,315; p < 0,001). Lebih lanjut, keterlibatan kerja secara signifikan mendorong kinerja karyawan (β = 0,524; p < 0,001). Uji Sobel mengkonfirmasi bahwa keterlibatan kerja bertindak sebagai mediator parsial yang signifikan antara literasi digital dan kinerja karyawan (z = 4,125; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja pegawai negeri sipil di era digital membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan teknis ; keterlibatan kerja yang tinggi sangat penting untuk secara efektif menerjemahkan keterampilan digital menjadi hasil organisasi yang unggul.

